Ekspedisi Mangkubumi – Mengiventarisasi  Jejak Pangeran Mangkubumi di Srage

Pada 30 Mei 2025, Tim Ekspedisi Mangkubumi berdiri dengan 18 anggota dari berbagai komunitas sejarah dan budaya Sragen. Tujuan ekspedisi ini adalah menginventarisasi jejak Pangeran Mangkubumi di Sragen Sukowati pada masa Perang Mangkubumen. Tim telah melakukan bedah naskah kuno seperti Serat Kuntharatama, Babad Kemalon, dan Babad Giyanti. Hasilnya akan digunakan untuk eksplorasi lapangan, pengumpulan data, dan penulisan buku ensiklopedia yang bisa menjadi rujukan muatan lokal Sragen

Sragen memiliki sejarah kaya terkait Pangeran Mangkubumi, salah satu tokoh penting dalam Perang Mangkubumen. Namun, banyak jejak sejarah ini belum terdokumentasi dengan baik.

Sehingga diperlukan sebuah Tindakan dengan  Tujuan :

1. Menginventarisasi lokasi terkait Pangeran Mangkubumi di Sragen.

2. Mengungkap dan melestarikan sejarah Sragen.

3. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan warisan budaya.

Sebagai tahap awal Tim Ekspedisi Mangkubumii telah melakukan kajian dengan tahapan yaitu :

1. Bedah naskah kuno (Serat Kuntharatama, Babad Kemalon, Babad Giyanti). (Done )

2. Eksplorasi lapangan di wilayah Sragen Sukowati.(On Progress )

3. Penulisan buku ensiklopedia. (Terjadwal )

 Hasil Bedah Naskah

Tim telah mengkaji Serat Kuntharatama, Babad Kemalon, dan Babad Giyanti untuk menemukan informasi tentang Pangeran Mangkubumi di Sragen. Naskah-naskah ini menyebutkan beberapa lokasi strategis yang digunakan Pangeran Mangku

Data dari bedah naskah dan eksplorasi lapangan akan disusun menjadi buku ensiklopedia sebagai rujukan muatan lokal Sragen. Buku ini akan mencakup peta lokasi, foto, dan narasi sejarah.

Ekspedisi Mangkubumi telah melakukan langkah awal untuk mengungkap sejarah Pangeran Mangkubumi di Sragen. Upaya ini diharapkan dapat melestarikan warisan budaya Sragen dan meningkatkan kesadaran masyarakat.